Panel-panel pembangkit listrik tenaga surya di hamparan gurun pasir punya hantu bebuyutan: karat dan korosi. Sekokoh kokohnya frame besi penyangganya punya titik lemah di bidang korosi. Angin kencang dan mengandung garam mempercepat laju keropos. Konon, dibanding besi biasa, instalasi frame besi di gurun pasir memiliki masa pakai 30% lebih pendek.
Lalu lahirlah baja sakti brand Danxia. Diciptakan perusahaan baja raksasa China bernama Baoshan. Baoshan ini terkenalnya luar biasa. Dari saking terkenalnya, saya pernah bekerja di pabrik stainless steel join venture Tsingshan grup, yang mana teknologi mesin utamanya memakai milik Baoshan group.
Baja Danxia ini unik. Yang membuat dia overkill adalah melawan karat dengan karat. Menghalau karat dengan mengaratkan diri.
Setelah baja Danxia dipasang di gurun pasir, ia akan berkarat dengan cepat. Dari warna asli baja abu akan berangsur berubah menjadi karat kekuningan. Kemudian karatnya akan berwarna kapur abu muda. Warna yang kira-kira senada dengan warna gunung Danxia. Itulah kenapa dinamai brand Danxia.
Kenapa bisa lebih kuat? Karatnya bukan sembarang karat.
Jenis karat pada besi biasa adalah berongga. Hal ini menyebabkan besi berkarat tersebut makin terbuka sisi dalamnya. Makin banyak ia berongga, makin cepat pula karatnya bertambah.
Karat versi berrongga ini tidak terjadi di besi Danxia. Setelah berkarat, jenis karatnya rapat dan halus sekali, bisa dibilang menjadi lapisan pelindung baru. Setelah besi Danxia berkarat penuh, proses pengaratannya berhenti di situ. Karatnya rapat. Tidak ada rongga. Pun tidak perlu melakukan pembersihan karat dan pengecatan ulang, atau perawatan ekstra lainnya.
Ibaratnya, setelah besi Danxia terpasang, ia langsung bisa dibiarkan begitu saja. Cukup ongkang-ongkang kaki, si Danxia jadi auto sakti.
Reply by Email